Perkataan Rio Ferdinand Ini Bisa Menyulut Amarah Fans Liverpool

Rio Ferdinand

Berita Bola  – Komentar legenda Manchester United, Rio Ferdinand, ini mungkin akan menyulut emosi fans Liverpool. Pasalnya, alih-alih mendukung 2019/20 dilanjutkan sampai akhir, ia justru menyarankan agar musim ditiadakan.

Saat ini Liverpool sedang berada di puncak klasemen Premier League dengan keunggulan 25 poin atas rival terdekatnya, Manchester City. Mereka pun hanya butuh dua kemenangan lagi untuk mengunci gelar juara.

Sayangnya, harapan the Reds untuk memutus kutukan 30 tahun tanpa gelar Premier League itu harus tertunda. Sebab kompetisi sepak bola Inggris itu dihentikan sementara karena adanya wabah virus Corona.

Belakangan ini, terjadi perdebatan soal bagaimana musim 2019/20 sebaiknya diakhiri. Ada yang meminta kompetisi tetap dijalankan, diselesaikan secara dini dan memberi gelarnya kepada Liverpool, atau ditiadakan sekalian.

Opsi terakhir kerap menjadi perbincangan di tengah-tengah masyarakat. Jika itu yang dipilih, maka gelar juara musim 2019/20 tidak diberikan kepada siapapun termasuk Liverpool yang sedang berada di puncak.

Sebagian besar beranggapan bahwa opsi itu tidak adil, sebab Liverpool sudah berjuang sedemikian rupa dan hanya butuh dua kemenangan. Namun yang lain sepakat karena the Reds belum sepenuhnya menjadi juara.

Komentar Rio Ferdinand

Ferdinand sendiri meyakini bahwa peniadaan 2019/20 adalah opsi terbaik untuk Premier League saat ini. “Saya pikir Premier League seharusnya ditiadakan,” ujarnya melalui Prediksi Skor Bola.

“Aku tahu akan ada banyak fans Liverpool yang berkata, ‘oh, Rio, itu karena anda pernah memperkuat Manchester United’.

Saya tidak melihat adanya jalan yang mampu dilewati saat kesehatan tak dijamin, sesederhana itu.”

Rencana pihak penyelenggara sejauh ini adalah tetap menggelar Premier League dimulai tanggal 30 April nanti. Dan jika wabah virus Corona belum mereda, maka pertandingan akan digelar tanpa kehadiran penonton.

Hal ini juga dipermasalahkan oleh Ferdinand. Memang benar kemaslahatan masyarakat akan terjamin, namun pemain yang sedang berjuang di atas lapangan juga terancam terpapar virus Corona.

“Semua urusan di balik pintu yang tertutup ini – masih akan ada pemain di sana, apakah pemain tidak termasuk ke dalam bagian masyarakat?” tambahnya.

“Pemain bisa mengalami penyakit yang mungkin belum disembuhkan, atau mendapatkannya dari seseorang lalu menyebarkannya ke pemain lain. Itu tidak akan adil, saya merasa itu tidak benar,” pungkasnya. –   Prediksi Dara