Merindukan Eden Hazard yang Dahulu, Sebelum Gabung Real Madrid

Eden Hazard

Berita Bola Eden Hazard diyakini belum memenuhi potensi terbaiknya sejak bergabung dengan Real Madrid. Sebaliknya, Hazard justru gagal bermain sebaik saat masih membela Chelsea sebelumnya.

Madrid mendatangkan Hazard dengan harapan bisa membentuknya jadi megabintang baru. Betapa tidak, Hazard sudah membuktikan diri sebagai salah satu winger terbaik Eropa selama tujuh tahun membela The Blues.

Sayangnya, sejauh ini Hazard masih belum mencapai level yang sama. Dia dihantam cedera panjang berulang yang mengganggu proses adaptasi, sumbangsihnya untuk tim sangat minim.

Karena itulah, Tony Cascarino sebagai mantan pemain Chelsea dan pengagum Hazard, pun ikut menyesali kesulitan Hazard baru-baru ini.

Sulit sejak Gabung Madrid

Menurut Cascarino, awal karier Hazard di Real Madrid jelas jauh di bawah ekspektasi. Musim pertamanya gagal total, dan musim keduanya sejauh ini belum benar-benar memuaskan.

“Eden Hazard merupakan pemain yang sangat berbakat, tapi dia menjalani masa-masa yang sangat sulit sejak pindah ke Real Madrid dengan nilai transfer besar,” buka Cascarino kepada talkSPORT.

“Ada masalah cedera, dan jelas ada pandemi virus corona yang menyulitkan dia. Ini berdampak pada kariernya.”

“Dia pindah ke Real Madrid untuk jadi pemain terbaik di dunia, bahkan dia sendiri sudah bicara soal ini. Namun, dia justru menghadapi masa-masa sulit sejak bergabung,” imbuhnya.

Merindukan Eden Hazard

Sebab itu, Cascarino pribadi rindu melihat Hazard yang seperti dahulu, yang pernah bersinar bersama Chelsea. Memang benar Hazard tak selalu bermain di level top, tapi biasanya dia bisa melewati masa-masa sulit dengan lebih cepat.

“Saya sunggu rindu melihat Hazard bermain seperti Hazard yang biasa, sebab dia merupakan pemain hebat ketika berada di level terbaiknya,” lanjut Cascarino.

“Dia sudah beberapa kali mencapai level itu sepanjang kariernya, tapi dia pun pernah merosot beberapa kali, fans Chelsea akan bersaksi untuk itu. Ada beberapa kesempatan di mana dia tampil buruk di Chelsea.”

“Namun, ketika dia mencapai performa terbaiknya, dia berada di level top bersama pemain-pemain terbaik dalam sejarah sepak bola,” tandasnya. – Berita Bola Update